PENGAMATAN STRUKTUR SEL HEWAN

s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
2
I. TUJUAN PENELITIAN

1. Mengenal struktur seldan jaringan pada berbagai macam sel hewan.
2. Mengetahui bagian-bagian sel hewan.
3. Mengetahui susunan dan letak bagian-bagian sel pada jaringan hewan.
4. Mengetahui perbedaan antar berbagai macam dan jaringan pada hewan.
5. Dapat membedakan antara susunan sel tumbuhan dan susunan sel hewan.
II. DASAR TEORI
1. Sebuah sel adalah suatu unit fungsional dan structural terkecil makhluk hidup
yang dapat menopang kehidupan.
2. sel pada hewan tidak memiliki dinding sel.
3. plastida merupakan organel-organel terbesar pada sel hewan yang jelas terlihat di
bawah mikroskop sederhana.
III. ALAT DAN BAHAN
1. Mikroskop cahaya
2. Preparat awetan jaringan hewan
V. CARA KERJA
1. satu-persatu letakkan setiap sediaan di bawah mikroskop, periksa dengan

perbesaran sedang.
2. atur pencahayaan hingga obyek terlihat jelas.
3. amati setiap bagiannya.
s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
3
VI. DATA
1.Mamals nerve
2.otot rangka/otot lurik
3.Cadiac muscle
4.Colon mamalia
s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
4
VII. PEMBAHASAN
1.Sel Saraf /Neuron ( Mamal nerve)
Dendrit
Badan sel

prosesus
Nucleus
Akson
Sel schw
ann
2.
Rhoeo dishcolor
2.otot rangka/otot lurik
isotrop
anisotrop
sarkoplasma
nukleus
Dendrite (serabut bercabang) sebagai reseptor membawa signal dan
meneruskannya ke badan sel.
Akson (serabut panjang) menyampaikan implus dari suatu badan sel => neuron
lain, atau respon => organ efektor.
Badan sel dilapisi jaingan pengikat padat berkumpul membentuk ganglion pada
system saraf pusat.
Akson diselubungi sel schwann(penyokong).

Serabut kontraktilnya memantulkan cahaya anisotrop dan isotrop. Berjajar teratur membentuk pita vertical. Bentuk sel silindris, berinti banyak pada tepi sarkoplasma.
Kerja otot volunteer/dibawah sadar. Letak melekat pada rangka. Kontraksinya
menimbulkan gerak locomotion yang reaksinya cepat.
s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
5
3.otot jantung (Cardiac muscle)
sarkoplasma
2 inti =>discus interkalaris
percabangan
4.otot polos (Colon mamalia)
inti

Serabut kontraktil tidak memantulkan cahaya selang-seling. Sehingga sitoplasma dalam sel otot tampak polos dengan bentuk gelondong dan satu inti pipih di tengah sarkoplasma. Persarafannya autonom. Kontraksi lambat dan cukup lama. Letak melapisi dinding berongga pada tubuh.

Letak pada dinding jantung. Bentuk serabut lurik becabang dan berhubungan satu dengan yang lain. Ukuan lebih kecil dari otot rangka. Memiliki sati sampai dua inti di tengah sarkoplasma. Dua inti yang saling bedekatan menjadi tampak gelap di mikroskop (discus interkalaris). Otot involounter (kerja bawah sadar) kontraksi kuat
b e rira m a .
s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
6
TABEL 1
Perbedaan Berbagai Macam Sel Otot
Perbedan
Polos
Lurik
jantung

Bentuk sel

Kumparan

Serabut
silinder

Serabut
becabang

Inti

Satu
di
tengah

Banyak di tepi
Satu di tengah

reaksi terhadap
rangsang

lambat

cepat

Lambat, teatur

warna

polos

lurik

lurik

letak

system
saluran organ

pada rangka
Dinding jantung
BAGAN I
STRUKTUR SEL HEWAN
s
m
a
r
t
t
i
e
n
.b
l
o
g
s
p
o
t
.
c
o
m
7
VII. SIMPULAN

1. Dendrite (serabut bercabang) sebagai reseptor membawa signal dan meneruskannya ke badan sel.Akson (serabut panjang) menyampaikan implus dari suatu badan sel => neuron lain, atau respon => organ efektor.Badan sel dilapisi jaingan pengikat padat berkumpul membentuk ganglion pada system saraf pusat.Akson diselubungi sel schwann(penyokong).

2. Serabut kontraktilnya memantulkan cahaya anisotrop dan isotrop. Berjajar teratur membentuk pita vertical. Bentuk sel silindris, berinti banyak pada tepi sarkoplasma.Kerja otot volunteer/dibawah sadar. Letak melekat pada rangka. Kontraksinya menimbulkan gerak locomotion yang reaksinya cepat.

3. Letak pada dinding jantung. Bentuk serabut lurik becabang dan berhubungan satu dengan yang lain. Ukuan lebih kecil dari otot rangka. Memiliki sati sampai dua inti di tengah sarkoplasma. Dua inti yang saling bedekatan menjadi tampak gelap di mikroskop (discus interkalaris). Otot involounter (kerja bawah sadar) kontraksi kuat

4. Serabut kontraktil tidak memantulkan cahaya selang-seling. Sehingga sitoplasma dalam sel otot tampak polos dengan bentuk gelondong dan satu inti pipih di tengah sarkoplasma. Persarafannya autonom. Kontraksi lambat dan cukup lama. Letak melapisi dinding berongga pada tubuh.
VIII. PUSTAKA ACUAN
Kimball, John W.1999. BIOLOGI, Jilid 1, Edisi Kelima. Jakarta: PT. Gelora
Aksara Pratama
Amien, Moh. 1994. BIOLOGI 2, Untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 2. Jakarta:
PT. Masscom Garphy
Amien, Moh. 1994. BIOLOGI 3, Untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 3. Jakarta:
PT. Masscom Garphy

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s